Pemakaman Bagian Muslim Dibuka di Birmingham
Pemakaman di Birmingham telah membuka bagian baru untuk jenazah Muslim. Hal ini dikarenakan menyusul penundaan pelepasan jenazah orang yang sudah meninggal, yang menyebabkan kesulitan umat Islam untuk melaksanakan tradisi budaya dan agama.
Bagian Muslim ini kini telah dibuka untuk pemakaman jangka pendek dan mereka tertekan karena tidak dapat melakukan upacara pemakaman agama mereka.
Komunitas Islam mengatakan umat islam harus dimakamkan sesegera mungkin setelah kematian. Karena penundaan utu disebabkan oleh kekurangan lowongan setelah pandemi coronavirus.
"Dewan mencatat keprihatinan berlanjutnya penundaan pembebasan orang yang meninggal untuk dimakamkan dan proses pendaftaran untuk kelahiran dan kematian. Dewan mencatat ini dapat menyebabkan tekanan yang ekstrem dan dalam beberapa kasus, kesulitan keuangan," ucap Direktur Regulasi dan Penegakan Sajeela Naseer, dikutip di Birmingham Mail, Rabu (28/9/2022).
Ia juga menyebut bagian Muslim di pemakaman Quinton telah dibuka dan akan membutuhkan waktu pemakaman yang singkat, tergantung pada sumber daya dan cara pemakaman itu bekerja. Hal ini dinilai sebagai berita yang positif.
Sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi simpanan jenazah, layanan pemakaman malam juga akan tersedia hingga pukul 18.00 di Sutton New Hall Cemetery, sepanjang musim dingin. Dewan juga mencatat investasi untuk meningkatkan layanan berkabung, termasuk perluasan pemakaman Kings Norton dan Quinton, pengembangan tempat pemakaman kain kafan, pembakaran kembali krematorium Sutton Coldfield dan pembangunan kembali krematorium Yardley yang dijadwalkan.
Komentar