Kisah Berliku menjadi Mualaf, Sampai Dikatain Anak Iblis
Foto : Tangkapan layar dari akun youtube @Mualaf Center Yogyakarta
Bagi sebagian mualaf, pindah agama dengan memeluk Islam bukan sebuah perkara yang mudah dan anyak tantangannya.
Itulah yang dirasakan seorang wanita yang bernama Nikita Ayu saat memilih Islam sebagai jalan hidupnya.
Nikita Ayu mulai bersyahadat pada tahun 2016 bulan juni. Ia sudah 5 tahun masuk Islam. Pada awalnya keputusan Nikita Ayu memeluk agama Islam tidak diketahui oleh orang tuanya.
Setelah masuk Islam banyak sekali perubahan pada Nikita Ayu. Ia sudah mengaji, membaca Al-Quran dan hafal beberapa surah.
"Pertama kali masyk Islam kan menghubungi nall center Yogyakarta, waktu itu tante aku yang menghubunginya," ucap Nikita Ayu.
Nikita mengatakan bahwa masuk Islam banyak sekali lika-liku dan beberapa orang terdekat juga mulai menjauh. Seperti kedua orang tua nya.
"Tanteku orang Islam, dan orang tua ku non muslim. Terus saya tinggal di asrama non muskin sampai SMP. Pas SMA udah agak agak linglung dan aneh sama pelajaran agamanya," ucap Nikita Ayu
Nikita pun membicarakan kepada tante nya dan memutuskan masuk Islam. Ia mendengarkab suara takbir dan ia menyukainya. Dengan rasa takut ia memberitahu ke kedua orang tuanya dengan alasan "mau ikut dengan tante".
"Padahal bilang nya mau ikut tante gitu, tapi malah dikatain," ucap Nikita Ayu dengab sedih.
Nikita pun akhirnya mulai yakin dan mulai bersyahadat di Masjid Kauman oleh Pak Amron dan Mbak Liana.
Sampai saat ini ia belum bertemu dengan kedua orang tuanya.
" Pastinya kangen yaa, karna harusnya kan gimana pun mama yaa tetap aja kangen," ucao Nikita.
Sempat menghubungi kedua orang tuanya dan memberitahu soal ia mualaf, orang tuanya pun marah dan kecewa sampai dikatain "Anak Iblis"
"Alhamdulillah hidup lebih baik sekarang dan tetap apapun yang terjadi aku ingat karena Allah sampai sekarang yang nolongin aky. Aku kan bener-bener ngga ada suapa-siapa,orang tua gaada," ucap Nikita.

Komentar