MasyaAllah! Masuk Islam Karena Mimpi Diajak Sholat, Wanita ini Akhirnya Hijrah
Dalam agama Islam tidak ada paksaan untuk beragama Islam. Karena hidayah Islam adalah hak prerogatif Allah Subhanahu Wa ta'ala, sehingga bisa datang kepada siapa saja dan melalui perantara apa saja, karena semua atas kehendakNya. Hal ini pula yang dialami perempuan cantik bernama Meliana.
Dia adalah seorang Ibu rumah tangga yang memiliki dua anak sekaligus mahasiswi. Dia juga aktif untuk menjadi seorang pengasuh di Pondok Pesantren Modern Annida, Bogor Barat.
"Saya sudah mualaf di tahun 2016 san sebentar lagi mau 7 tahun," ucapnya.
Dia telah mantap memeluk agama Islam dari mimpi dan mimpinya sampai 3 kali. Pertama, ia bercerita mimpinya itu ada seorang laki-laki yang tidak dikenal datang ngajak untuk sholat.
"Cuma saya diam saja, 2 kali mimpinya seperti itu," ceritanya.
Setelah mimpi ketiga nya yang bertepatan bulan suci Ramadhan, laki-laki itu datang lagi dan mengajak sholat sambil membawa mukena. Meliana terbangun dan mendadak ingin ikut berpuasa. Keinginannya itu bahkan tidak sirna hingga fajar tiba.
"Pagi ke sekolah, tanya sama temen, 'Pengin puasa deh, gimana?' Terus katanya enggak apa-apa, cuma sayang enggak dapat pahalanya, karena bukan orang Islam. Pulangnya saya ke rumah pak ustadz dan bilang mau masuk Islam," paparnya.
Tanpa pikir panjang dan tanpa paksaan, Meliana yang mendapat hidayah Islam langsung bergegas menuju ke rumah Ustadz untuk bersyahadat.
"Saya syahadat di situ, dijelasin rukun-rukun Islam, ilmu-ilmu dasar, nanti abis maghrib datang ke masjid, dan syahadat ulang karena ahsannya disaksikan banyak orang," ujarnya.
Perubahan status Meliana sebagai mualaf itu kemudian diumumkan secara terang-terangan lewat toa masjid. Sehingga, seluruh warga sekitar pun mengetahuinya, termasuk keluarga. Langsung saja Meliana mendapat amukan dan cacian dari sanak keluarga. Bahkan, meja makan hampir melayang ke tubuhnya.
"Saya pulang itu rumah udah rame keluarga, mukanya marah sampai kakak saya yang laki-laki pengin lempar pakai meja, dan bahasa-bahasa binatang keluar semua," ceritanya.
"Nenek tuh udah marah aja dia bilang gini 'Lu udah diurus dari kecil, udah gede masuk Islam. Mau jadi apa?Islam kan ngga enak matinya juga dipocongin mendingan kita kan kita kalau mati pakai peti' disitu cuma bisa diem dan nangis aja, tambahnya
Walaupun sudah terang-terangan ditentang oleh keluarga, namun dia tetap berpegang teguh dengan keputusannya. Secara diam-diam, Meliana beribadah sholat di rumah tetangganya karena menghormati yany dirumah dan menghindari seorang nenek.
Ia juga memperdalam ajaran agama barunya secara bersembunyi dengan dibantu oleh teman barunya yang baru mualaf juga, Tezaro namanya.
Setelah masuk Islam, ia bertemu oleh seorang cowo yang ada di mimpinya di acara kelulusan sekolah.
"Saya waktu itu kan jadi sinden, saya ketemu laki-laki itu disanggar, benar-benar persis dimimpi itu. Saya juga ngga tau namanya siapa, tapi beliau ini sangat muslimnya MasyaAllah,sangat menjaga gitu," ucapnya
Tidak disangka perjalanan nya masuk Islam, pertanyannya menjawab semua dan juga Meli dikaruniai dua anak yang menggemaskan. Hati kedua orangtuanya pun tersentuh dan perlahan mulai menerima keputusannya.
Komentar