Penuh Haru, Kisah Mualaf Berawal dari Tongrongan Teman Muslimnya
Hidayah bisa menyentuh hati siapa saja yang Allah kehendaki, termasuk kisah mualaf Adam Fatih bisa jadi inspirasi banyak orang.
Perjalanannya menjadi mualaf terbilang unik karena masuk Islam cuman ingin bergabung sama teman-teman muslimnya.
Ia lahir dan tumbuh besar di lingkungan yang kebanyakan Muslim dan mengikuti keseharian teman-teman muslimnya dengan cara ikut mengaji di setiap senin-jumat, sabtu&minggu ia gunakan buat ke gereja.
Tak disangka diantara murid yang mengaji,cuma Adam Fatih yang bisa menghafal satu surat.
"Jadi saya punya guru ngaji, waktu itu dia pernah ngetes ke anak-anak yang ngaji itu dia belum sampai hafal surat Al Humazah ia boleh pulang karena itu kita semua menghafal dan terpengaruh," ucap Adam Fatih penuh haru.
Adam Fatih mengatakan pernah melakukan syahadat sebanyak 2kali, karena itu merupakan janjinya Adam untuk memegang Islam.
"Ada satu ayat yang saya pelajari dari diskusi itu, ternyata satu satunya tuhan yang meperkenalkan dirinua sebagai tuhan dan memerintahkan seluruh makhluknya untuk sujud ke tuhan tuh hanya Islam, Allah SWT. Dalam agama apapun nggak pernah tuhan mengklaim bahwa dirinya itu adalah tuhan,hanya Allah SWT, " jelas Adam Fatih.
Ia juga bercerita pernah Atheis dan Agnostik, sampai akhirnya ia syahadat dan sudah 10 tahun menjadi mualaf.
Komentar